Selasa, 04 Oktober 2016

Cara Mengatasi Alergi Susu

Cara Mengatasi Alergi Susu Susu merupakan pelengkap menu makanan sehat sempurna. Akan tetapi, ada juga beberapa orang yang ternyata memiliki alergi terhadap minuman bergizi tersebut. Biasanya alergi susu banyak dialami oleh anak-anak. Alergi tersebut bereaksi terhadap susu sapi, kambing, bahkan terkadang sampai ke susu kedelai. Oleh sebab itu, kali ini akan dibahas mengenai cara mengatasi alergi susu. Perhatikan baik-baik penjelasan berikut.



Penyebab Dan Gejala Alergi Susu
Penyebab terjadinya alergi susu adalah karena imun tubuh salah menanggapi kandungan zat yang terdapat pada susu. Biasanya zat yang bisa menyebabkan alergi susu terutama susu sapi adalah zat casein dan whey. Penyebab lain terjadinya alergi adalah karena faktor gen, atau pembawaan dari keluarga. Setelah mengetahui penyebab alergi susu, sekarang akan dibahas mengenai gejalanya. Berikut gejala yang dialami oleh anak yang alergi susu:

1. Bintik merah dan gatal-gatal pada kulit
2. Sesak napas
3. Mual dan muntah

Jika alergi tersebut semakin parah, maka akan menimbulkan adanya penyakit baru pada tubuh anak tersebut. Penyakit tersebut bernama anaphylaxis. Anaphylaxis dapat menyebabkan seseorang kehilangan jiwa. Beberapa gejala yang menandakan adanya anaphylaxis adalah sebagai berikut:
1. Kesulitan bernafas yang disebabkan oleh kerusakan dan pembengkakkan di tenggorokan.
2. Wajah yang berkeringat berlebihan
3. Gatal-gatal pada kulit
4. Penurunan tensi darah yang drastis
5. Syok

Cara Mengatasi Alergi Susu
Cara untuk mengatasi alergi susu adalah dengan menghindari makanan atau minuman yang mengandung susu sapi atau kambing. Untuk mengurangi reaksi alergi, gunakan hypoallergenic formula yang berfungsi untuk memecah protein pada susu. Selain itu, coba ganti kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh dan terdapat pada susu dengan hal lain. Misalnya dengan mengkonsumsi vitamin yang kaya akan kandungan zat besi dan kalsium untuk mengganti hilangnya nutrisi tersebut dari alergi susu. Untuk pencegahan terjadinya alergi, sebaiknya memberikan asi ekslusif selama empat bulan pertama pada bayi. Demikianlah pembahasan terkait alergi susu yang mencakup penyebab, gejala dan cara menagtasinya. Semoga bermanfaat!